Oleh Daniel S Washko, LG#102. Bahasa Indonesia oleh Ahmad Imron.

Mengcapture screenshot telah menjadi suatu alat yang tak ternilai harganya bagi para pengguna lingkungan grafis dalam jangka waktu yang cukup lama. Utilitas seperti import, hasil screenshot Gimp dan semuanya yang termasuk window manager yang disukai atau lingkungan dekstop memungkinkan para pemakai untuk dapat berbagi screenshot di dekstop mereka dan dapat meningkatkan kualitas tutorial, tidak hanya dengan menulis tentang sesuatu akan tetapi juga menyediakan gambaran sebagai acuan.

Tetapi bagaimana cara pengambilan screenshot ini pada tingkat yang lebih tinggi dan juga sebagai ganti dari gambar statis, memainkan video klip yang bagus, yang dengan jelas menunjukkan keterangan langkah per langkah? Perekaman layar seperti ini akan menjadi pelengkap yang tak ternilai harganya bagi tutorial dan demonstrasi, dan mempunyai banyak tujuan praktis lainnya.

Sayangnya, pencarian yang cepat di Google menunjukkan bahwa pilihan untuk program perekaman layar di Linux jarang yang cantik. Ketika sistem operasi lain mempunyai banyak sekali ketersediaan program perekam layar baik yang komersial ataupun shareware, tidak demikian dengan Linux. Akan tetapi ada dua aplikasi yang naik ke permukaan sebagai utilitas terkemuka yang sesuai untuk permasalahan ini: vnrec dan vnc2swf. Apa yang membuat utilitas ini sedemikian berguna adalah mereka memanfaatkan Virtual Networking Computing, biasanya disebut VNC. VNC telah dikembangkan oleh Olivetti Research Laboratory (ORL) dan telah menjadi peralatan utama bagi para administrator jaringan dimana-mana. Keuntungan terbesar dari penggunaan VNC adalah pada kemampuan lintas platformnya.

VNC menggunakan teknologi Thin-Client untuk membuat sesi antara VNC server dan VNC client melalui koneksi IP. Sesi ini memungkinkan VNC client untuk mengambil kendali VNC server, melihat apa yang terjadi pada VNC server, atau terlibat dalam view group dimana beberapa VNC client terhubung ke VNC server. Baik VNC server atau VNC client kedua-duanya dapat berjalan pada sistem operasi yang modern. Anda dapat menjalankan server dari workstation Windows dan menghubungkannya dengan client di Linux. Atau anda dapat menjalankan client di NetBSD dan servernya di Mac OSX.

Artikel ini mengasumsikan anda mengetahui dasar pengoperasian baik itu vncviewer maupun vncserver. Untuk dokumentasi yang lengkap tentang VNC ini konsultasikan ke situs Real VNC dan file dokumentasi yang disertakan dengan VNC.

Dengan menggunakan vncrec dan vnc2swf, maka kemampuan VNC akan diambil alih ke tingkatan lain dengan cara mengijinkan perekaman sesi VNC untuk penggunaan di masa yang akan datang. Ini adalah salah satu aplikasi perekam layar yang cukup jarang yang tidak dibatasi hanya untuk mengcapture pada satu platform saja, semudah anda dapat merekam sesi pada Windows, Linux, OS X, dan Solaris. Meskipun saat ini vncrec and vnc2swf hanya dapat berjalan pada Linux, OS X, BSD, dan OS berbasis UNIX lainnya.

vncrec

Installasi dan Dasar

Vncrec telah dikembangkan oleh Yoshiki Hayashi dan dirilis dibawah GNU GPL. Source codenya tersedia di www.sodan.org/~penny/vncrec. Versi yang sekarang adalah 0.2 dan sangat stabil. Yang kita perlukan untuk melakukan kompilasi hanyalah Xvnc yang telah tercakup dalam paket VNC dari Real VNC. Setelah semua kebutuhan terpenuhi dan membongkar sourcenya, vnrec dibuat dengan mengetikkan perintah-perintah berikut ini pada direktori vncrec-0.2 :

        xmkmf
        make World

Setelah sukses mengcompile, vnrec siap digunakan pada direktori itu, atau anda dapat menjalankan make install sebagai root untuk menginstall vncrec.

Vncrec digunakan baik pada saat mengcompile ataupun memutar kembali sesi vncrec. Apabila anda sudah familiar dengan opsi-opsi pada viewer vnc (program client vnc), anda pasti tahu bahwa vncrec menambah tiga parameter untuk merekam dan memutar kembali sesi vncrec:

  • -record namafile

  • -play namafile

  • -movie namafile

Record bekerja sesuai namanya, dia akan merekam sesi VNC dan menamainya dengan nama file yang diberikan. Sekali anda mulai merekam sesi vncrec, anda dapat mengakhiri sesi melalui tiga cara:
1. Tekan F8 dan pilih exit,
2. Menutup jendela vncviewer, atau
3. Ctrl-C pada terminal dimana vncrec telah dieksekusi.

Pilihan play akan memainkan kembali sesi vnc yang telah direkam. Playback perekaman sesi VNC akan optimal jika playback dilakukan pada mesin yang sama-sama melakukan perekaman. Seringkali playback pada mesin yang lain akan gagal untuk menghasilkan sesi yang bisa terlihat. Akan ada penyimpangan yang cukup ekstrim atau hanya layar hitam saja.

Pilihan ketiga Vncrec: -movie akan mengekstrak tiap frame dari sesi yang direkam menjadi file .xpm. Sebelum anda memanggil pilihan ini, direkomendasikan untuk melakukannya di folder yang terpisah khusus untuk ekspor frame saja.

Untuk memulai merekam sesi vnc ini, masukkan perintah berikut:

        vncrec -record filename servername

Sebagai contoh:

        vncrec -record session1.vnc 192.168.0.130

Anda akan diminta untuk memasukkan password VNC server. Setelah dilakukan pengesahan, anda akan terhubung ke VNC server seperti anda akan melihat vncviewer. Bila anda siap untuk mematikan sesi, tekan F8 yang akan menghasilkan menu sebagai berikut:

vncrec f8 menu graphic

Pilih quit untuk keluar dari sesi dan menghentikan perekaman.

Apabila anda telah mengcapture sesi pertama sekarang, nikmati playbacknya:

        vncrec -play session.vnc

Sesi perekaman anda akan dimainkan dengan vncrec. Apabila anda melihat semua bagian sesi maka dia akan menutup sendiri bila sudah selesai. Untuk mematikan sesi sebelum sesi tersebut selesai, tekan ctrl-c pada terminal yang akan mengeluarkan anda dari vncrec (menu F8 tidak dapat diakses ketika playback).

Sebagai tambahan, situs vncrec dan file README yang disertakan dengan source codenya menyediakan beberapa contoh lain mengenai bagaimana menggunakan vncrec. Sebagaimana biasa, vncrec -help akan menghasilkan dasar penggunaan dan menguraikan secara singkat pilihan yang dapat diterima.

Ada banyak sekali pilihan berbeda yang dapat anda berikan ke vncrec sebagaimana dapat anda berikan ke vncviewer, seperti kedalaman, geometri, sharing, dan fullscreen. Pilhan ini umumnya tidak mengeluarkan hasil yang diinginkan manakala dilakukan dengan vncrec. Sebagai contoh, anda dapat mencoba untuk menetapkan geometri yang berbeda bagi vncrec untuk digunakan namun dia akan turun (atau naik) ke ukuran layar yang dijalankan server. Apabila geometri dari server lebih kecil dari workstation yang anda jalankan dari sesi perekaman, sesi vncrec akan diletakkan di tengah layar dan lebihnya akan menghasilkan garis tepi hitam di sekitar sesi (yang mana ini tidak akan direkam). Playback dengan pilihan fullscreen akan menghasilkan hasil yang diharapkan: Fullscreen dengan sebuah garis tepi akan menghasilkan perekaman geometri yang lebih kecil dibandingkan dengan geometri workstation.

Ada beberapa pilihan yang akan menghasilkan berbagai variasi. Salah satunya adalah pilihan true color. Terutama sekali adalah ketika dengan sistem operasi yang menggunakan kedalaman warna “true color” (biasanya pada kedalaman warna 24 atau 32 bit), true color yang spesifik dapat membantu mengurangi anomali sesi ini. Ini terutama sekali sangat bersangkutan manakala sesi perekaman terhubung ke workstation Windows.

Baik vncviewer dan vncrec mendukung pilihan viewonly dimana klien terhubung ke VNC server, akan tetapi hanya untuk tujuan pengamatan.Tidak ada kontrol keyboard ataupun mouse yang melewati server dan client. Pilihan viewonly akan menjadi suatu yang praktis untuk sesi perekaman manakala ada pihak ketiga yang sedang melaksakan demonstrasi.

Vncrec tidak dapat mengekspor sesi ke format video seperti mpeg atau avi. Transcode menyediakan codec yang diperlukan untuk mengkonversi sesi vncrec ke berbagai format video yang didukung oleh Transcode.

Vncrec tidak merekam suara karena VNC tidak mendukung transfer suara. Para pengguna dapat bekerja dengan keterbatasan ini dengan cara memanfaatkan Transcode untuk menstream track suara, yang dibuat secara terpisah, ke dalam video akhir.

Mengekspor file vncrec

Bagian ini akan menunjukkan bagaimana cara mengkonversi sesi vncrec ke codec video yang didukung oleh Trancode atau Mencoder. Kita juga akan menjelaskan pilihan “movie”. Untuk mengikuti semua contoh anda membutuhkan versi sekarang dari Transcode (versi 0.6.12 adalah versi yang saat ini stabil pada saat artikel ini ditulis akan tetapi beberapa versi dari 0.6.9 akan bekerja dengan baik), Mplayer (versi 1.0pre3 adalah yang terakhir) dan versi terbaru dari ImageMagick (versi 5.5.7 telah diinstall pada workstation yang dites).

Keuntungan terbesar dari pengeksporan sesi vncrec ke codec video adalah portabilitas. Proses ini akan membolehkan sesi perekaman untuk digunakan pada aplikasi lain diluar aplikasi vncrec dan pada workstation lain yang menjalankan player video yang mendukung codec yang digunakan untuk mengencode sesi vncrec. Transcoding sesi vncrec ke file video yang dapat dilihat lintas platform membutuhkan Transcode yang sudah dikompilasi atau paket binari dari Transcode terkompilasi yang terinstal dengan codec yang dapat digunakan oleh sistem operasi lain. Pembaca yang ingin tahu lebih banyak dapat langsung menuju ke website Transcode untuk informasi lebih lanjut.

Ada contoh yang bagus sekali pada penggunaan Transcode untuk mengencode sesi vncrec ke file avi yang telah dibuat oleh Tilmann Bitterberg dan itu tersedia di website vncrec. Bagian ini akan memperluas video tersebut dan diharapkan dapat menambah beberapa informasi yang cukup penting.

Sintaks dasar untuk Transcoding dari sesi vncrec ke file avi dalah sebagai berikut :

        transcode -i session.vnc -g 800x600 -y xvid -o session.avi -k -z

Switch -i didesign untuk memasukkan file dan -g mendeklarasikan ukuran frame stream video, yang mana pada kasus ini 800×600. Pemasukan switch -g kadang diperlukan tergantung dari versi Transcode yang digunakan dan bagaimana itu telah dikompilasi. Tidak mendeklarasikan ukuran frame stream video bisa jadi akan menghasilkan pesan kesalahan seperti ini:

        [transcode] critical: static framebuffer allocation failed

Switch -y mendeklarasikan modul ekspor video, pada kasus ini xvid. File keluaran, ditunjukkan dengan -o dari sesi avi. Switch -k dan -z boleh digunakan, boleh juga tidak, tetapi mungkin dibutuhkan agar keluaran sesuai dengan yang diharapkan. Tombol -z akan “membalik frame video”, sehingga output video anda seperti gambar mirror dari yang anda harapkan, anda harus melewati switch ini. -k akan menukar warna merah atau biru pada frame video untuk menghasilkan warna yang lebih akurat.

Transcode memiliki fitur yang lebih banyak dan mengijinkan anda untuk menyertakan channel audio pada output akhir. Jadi seseorang dapat menyertakan komentar dan instruksi ke video. Pembaca yang masih penasaran dapat mengunjungi situs Transcode dan dokumentasinya untuk informasi lebih lanjut.

Terdapat beberapa alasan mengapa proses playback dari sesi Transcode anda tidak optimal, mungkin akan terdapat beberapa artifak dan distorsi/penyimpangan sepanjang bagian bawah dan pojok dari video. Anda mungkin harus merubah ukuran video selama proses Transcode. Ukuran standar video mengikuti aspek rasio yang dapat dibagi dengan 32, 16, 8, 4, or 2. Ukuran yang umum meliputi 800×600, 640×480, 720×480, 480×260, 320×172, dan 240×128.

Mengubah ukuran sesi vncrec dengan Transcode dapat dilakukan dengan menggunakan switch -z:

        transcode -i session.vnc -g 800x600 -y xvid -Z 720x480 -o session.avi -k -z

Pada contoh ini sesi asli 800×600 diturunkan menjadi suatu file avi yang beresolusi 720×480. Ada banyak hal lain dengan switch -Z, seperti kemampuan untuk menambah jenis penyaringan. Selain itu, ada beberapa switch lain yang dapat digunakan untuk merubah ukuran. Switch ini telah dijelaskan pada halaman manual Transcode.

Ingat bahwa nilai perubah ukuran haruslah merupakan faktor dari 32, 16, 8, 4, atau 2. Sebagian dari switch yang digunakan oleh Transcode memerlukan suatu rasio untuk diterapkan. Kunjungi website Transcode untuk penjelasan dan contoh yang lebih mendalam.

Akhirnya, ingat bahwa tajamnya video akan mengurangi ukuran proporsionalnya. Transcoding sesi vncrec 800×600 menjadi file .AVI 240×128 akan menghasilkan video yang nantinya mustahil untuk dilihat, terutama jika ada teks yang akan dibaca.

Membuat video yang cocok untuk lintas platform akan sangatlah sulit. Faktanya, penulis dan  rekan-rekan penulis mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan hal ini. Anda harus menyediakan codec yang tersedia untuk sistem sasaran. Apabila video anda tersedia untuk didownload bagi khalayak umum, hal tersebut sangatlah sulit untuk menjamin bahwa para pengguna memiliki codec yang telah terinstall.

Kelakuan lain yang sering ditemukan pada Transcode adalah kecenderungan proses transcode untuk keluar sebelum selesai. Masalah tertentu adalah manakala sesi vncrec melibatkan browsing internet. Ketika jendela browser berubah pada sesi vncrec Transcode akan keluar dengan tanpa kesalahan. (Hal ini telah diujicobakan pada beberapa mesin dengan hasil yang sama). Alasan yang mungkin adalah workstation tersebut tidak mempunyai memori dan kecepatan prosesor yang cukup untuk menghandel apa saja yang diperlukan Transcode. Transcoding sesi vncrec dari browser menggunakan mesin 2 GHz akan mengeluarkan hasil yang diinginkan. Yang menarik, contoh video yang dibuat oleh transcoding sesi vncrec memperlihatkan bahwa pembuatnya menggunakan browser, sekalipun hanya Netscape 2.1.

Konversi yang sukses pada sesi vncrec tidak hanya tergantung dengan Transcode saja. Bila sesi vncrec anda mengalami masalah diluar yang telah dijelaskan diatas, anda sebaiknya juga memeriksa mencode.

Vncrec memiliki pilihan untuk mengekspor tiap frame dari sesi vncrec menjadi file .xpm. Dengan menggunakan switch -movie, tiap frame akan diekspor dengan urutan yang sesuai dengan nama file yang sesuai dengan urutan:

        vncrec -movie session.vnc

Sebelum anda mengeksekusi perintah-perintah ini, direkomendasikan kepada anda untuk melakukannya di dalam sebuah direktori kosong, atau membuat sebuah direktori yang berguna untuk mengatur file ini, sebab perintah ini hampir dipastikan akan menghasilkan beribu-ribu file.

Sekali anda memiliki sesi vncrec yang diekspor ke frame tersendiri anda akan mengkonversikan frame-frame ini ke format mencoder yang dapat dihandel. (Untuk kepentingan artikel ini jpeg merupakan format file yang akan digunakan). Hal ini mudah dilakukan dengan menggunakan mogrify (bagian dari ImageMagick suite):

        mogrify -format jpg *.xpm

Mogrify akan mengkonversi tiap file .xpm ke file .jpg. Hal ini akan memerlukan banyak waktu tergantung dari berapa jumlah file dan spesifikasi hardware dari workstation anda.

Sekali proses pengkonversian selesai, gunakan mencoder untuk mengencode file-file tersebut ke format video yang dipilih:

        mencoder \*.jpg -mf on:fps=8 -o session.mpg -ovc lavc -lavcopts vcodec=mpeg1video

“-mf on:fps=8″ akan memerintahkan mencoder untuk mengaktifkan opsi banyak file dan mengencode pada kecepatan 8 frame tiap detiknya untuk semua file jpg pada direktori yang sama. File keluaran, -o, adalah session.mpg. Mencoder akan menggunakan lavc (codec libavc) sebagai output codec video (-ovc) dan melewatkan pilihan lavc (-lavcopts) untuk membuat video mpeg1. Sekali proses pengkonversian selesai, maka video yang dihasilkan akan dapat dimainkan pada beberapa media player yang dapat memainkan video mpeg1. Lagipula, ukuran filenya sangat kecil.

Secara ringkas, kegunaan vncrec akan membuatnya dapat mengcapture sesi vnc pada beberapa platform server yang menjalankannya. Ukuran dari sesi cenderung kecil. Ada kecenderungan bahwa sesi yang terekam hanya dapat dimainkan kembali pada mesin yang telah merekamnya. Walaupun tidak ada ekspor asli ke standar codec video, sesi vncrec dapat diencode ke video dengan menggunakan Transcode. Apalagi, masing-masing frame dapat diekspor dari suatu sesi dan akan digabungkan dengan menggunakan mencoder.

vnc2swf

Alat kedua yang berfungsi untuk merekam screen dapat dianggap suatu kemenakan dari vncrec: Vnc2swf. Vnc2swf mengekspor screen yang telah direkam ke format Flash untuk dimainkan, atau tercakup dalam browser yang menggunakan plug-ig Macromedia Flash, atau Flash Player yang berdiri sendiri.

Instalasi dan Dasar

Vnc2swf didistribusikan di bawah GNU GPL, dapat didownload dari http://www.unixuser.org/~euske/vnc2swf/ dan membutuhkan  Ming library yang telah terinstall. Ming library mengijinkan suatu aplikasi untuk mengekspor ke format Flash. Pada saat artikel ini ditulis versi terakhir dari ming-0.3alpha2 tidak akan berjalan dengan vnc2swf (version 0.3), Ming versi 0.2a tidak memiliki masalah. Saya merekomendasikan untuk memulai dengan Ming 0.2a.

Setelah anda mengekstrak library Ming, anda sebaiknya mengedit Makefile dan mengganti beberapa parameter (seperti tujuan instalasi). Untuk melakukan kompilasi, gunakan perintah:

        make install (dibutuhkan akses root)

Ada banyak skenario untuk menginstal Ming seperti integrasinya dengan PHP dan Python. Tinjau kembali file README untuk informasi lebih lanjut. File diatas menyediakan hal-hal penting mengenai dasar instalasi vnc2swf.

Mengcompile vnc2swf menggunakan tiga langkah:

        ./configure
        make
        make install (dibutuhkan akses root)

Seperti vncrec, vnc2swf menggunakan parameter perintah yang sama untuk vncviewer, dengan beberapa pilihan tambahan untuk merekam sesi. Tidak sama dengan vncrec, anda tidak harus segera memulai merekam sesi dengan segera, anda dapat memulai merekam dengan menu F8. Hal ini berarti juga bahwa anda dapat menghentikan perekaman tanpa menutup sesi dan bahkan pause, lalu anda nantinya dapat meresume proses perekaman pada 2 fitur yang tidak terdapat pada vncrec. Fitur lain yang cukup menarik adalah pada kemampuan untuk dapat merekam file suara bersamaan dengan sesi tersebut. Sekarang ini format .mp3 telah didukung dan harus dihasilkan terlebih dahulu. Anda dapat menyalurkan audio mixed secara langsung, akan tetapi hal ini membutuhkan patch dari Library Ming. Patch dan direktori disediakan pada sourse vnc2swf. Lihat file README untuk informasi lebih lanjut.

Mengeksekusi vnc2swf sama mudahnya dengan vncrec. Sebagai contoh:

        vnc2swf -truecolour -startrecording sample.swf localhost:1

Hal tersebut akan memulai merekam (-startrecording) sesi vncrec ke server yang berjalan pada localhost:1 menggunakan parameter truecolor dan outputnya file sample.swf. Jika kita tidak menentukan parameter startrecording ini, maka kita perlu memulai proses perekaman lewat menu F8, yang mana sedikit berbeda dengan vncrec:

vnc2swf f8 menu graphic

Pilihan tambahannya adalah “Recording” (F9 adalah hot key untuk memunculkan) yang akan menginjinkan anda untuk memulai atau menghentikan perekaman. Ketika vnc2swf sedang direkam maka pilihan ini akan digarisbawahi. Pada gambaran diatas, sesi tidak ikut direkam. Anda dapat berganti dari seting warna saat itu ke warna 8 bit dan kembali ke aslinya dengan cara memilih pilihan “8 bit”. Mengaktifkan “Switch Recording Method” diantara perekaman akan menyebabkan tiap gambar diupdate secara langsung (default) untuk merekam hanya satu gambar tiap frame yang diupdate. Hal ini belakangan akan mengurangi ukuran dari file Flash yang dihasilkan. Anda dapat mengubah cara perekaman dengan menggunakan tombol F10.

Vnc2swf mengijinkan anda untuk mengulang pra-perekaman file mp3 dengan menggunakan pilihan –soundfile:

        vnc2swf -soundfile music.mp3 sound_sample.swf localhost:1

Perhatikan bahwa pilihan –startrecording tidak akan digunakan pada contoh ini. Ini berarti perekaman akan mulai pada sesi vnc2swf, baik dengan menu F8 atau menekan F9. File mp3 akan masuk ke output Flash hanya jika sesi vnc2swf direkam. Jadi, mp3 akan mulai direkam ke Flash manakala perekaman sudah dimulai pada sesi vnc2swf. Lagipula jika anda mempause perekaman, proses perekaman mp3 juga dipause. Ketika proses perekaman diresume, maka mp3 akan dilanjutkan dari titik pemberhentian tadi.

Tips untuk Membuat Sesi Tutorial Dengan Track Audio

Menambahkan suatu track audio ke sesi tutorial merupakan sesuatu yang bagus. Mendapatkan audio untuk dipadukan dengan video merupakan kunci untuk efek yang sesuai. Langkah terbagus adalah mengikuti petunjuk di file README vnc2swf untuk mempatch library Ming dan mengijinkan audio mixed secara langsung direkam oleh vnc2swf melewati pipa. Tetapi ada beberapa metode lain untuk menyelesaikan tugas ini.

Hal yang pertama dan paling utama adalah anda sebaiknya berhati-hati dalam merencanakan tutorial anda. Anda akan membuat bebarapa story board dan mungkin catatan dialog. Persiapan yang cukup merupakan hal yang esensial untuk sebuah  produk yang baik.

Sekali catatan anda telah selesai maka anda sebaiknya mulai merekam sesi audio. Sebagian besar distribusi Linux memiliki beberapa software perekam yang terinstall. Sox merupakan alat berbasis perintah baris yang akan merekam audio lewat sound card ke file .WAV. Baik Gnome maupun KDE memiliki aplikasi perekaman. Terdapat juga beberapa program berbasis grafik seperti Audacity dan ReZound merupakan pilihan yang bagus. Gunakan salah satu darinya untuk membuat file .WAV dari catatan anda. Berhati-hatilah untuk tidak terlalu cepat dalam mengakhiri catatan anda tadi. Tinggalkan pause yang cukup lama untuk meliput aksi anda dan berapa lama mereka dapat melakukan sesi tersebut. Ini juga direkomendasikan untuk membuat hitungan mundur file .WAV yang terpisah (perekaman dengan perhitungan mundur 5 dirasa sudah cukup).

Setelah membuat sebuah file .WAV, gunakan sebuah encoder seperti Lame untuk mengkonversi file .WAV menjadi sebuah file .MP3 untuk digunakan oleh vnc2swf.

Hal yang sulit adalah memastikan bahwa audio akan sinkron dengan video. Dikarenakan vnc2swf tidak akan memainkan audio ketika merekam sesi, anda diharapkan untuk memainkan audio melalui program lain ketika proses perekaman berlangsung, yaitu rekomendasi untuk dua file. Lagipula, membuat hitungan mundur dari audio akan memberikan waktu yang cukup untuk memulai proses perekaman. Anda boleh kembali ke proses sebelum perekaman dengan menggunakan vncviewer sebelum vnc2swf dengan beberapa langkah selanjutnya.

Buka lebih dari dua sesi Xterm: Satu untuk menjalankan sesi vnc2swf dan lainnya untuk memainkan catatan audio jadi anda bisa mengikutinya sepanjang waktu. Pada xterm yang pertama, melailah sesi vnc2swf anda tanpa pilihan –startrecording dan pastikan anda menetapkan file audionya dengan pilihan –soundfile:

        vnc2swf -audiofile audio.mp3 session.swf :1

Pada xterm yang kedua set untuk memainkan hitungan mundur dan versi file .WAV dari file audio. Anda mungkin juga berkeinginan untuk manambahkan detik penyangga tambahan untuk memberi waktu bagi anda untuk kembali ke sesi vnc2swf dengan menggunakan perintah sleep berikut:

        sleep 5; play countdown.wav audio.wav

Pada bagian akhir dari hitungan mundur tekan tombol F9 untuk memulai perekaman dan ikutilah arah dari catatan audio anda. Manakala selesai tekan tombol F9 untuk menghentikan perekaman dan keluar dari vnc2swf. Mainkan sesi Flash kembali di web browser atau melewati gflashplayer.

Jika anda selesai merekam sesi vnc2swf, tapi tidak keluar maka hal ini akan mempause perekaman audio. Proses resume akan melanjutkan proses perekaman audio ke sesi dimana dia berhenti. Jika tutorial anda perlu berisi pengisi yang tidak berguna seperti download internet atau penyusun program, maka anda dapat memecah file audio yang anda ikuti menjadi beberapa bagian dan ulangi langkah diatas dengan menekan tombol F9 untuk mempause tiap bagian sampai bagian pengisi selesai.

Mendapatkan audio dan video untuk sinkron merupakan proses yang sulit. Anda sebaiknya mengulang proses perekaman diatas selama beberapa kali sampai anda faham betul tentangnya.

Menambahkan Sesi Vnc2swf di Halaman Web

Sekali perekaman Flash anda selesai dibuat anda sebaiknya menambahkan Flash dengan beberapa kode HTML, spesifikkan tinggi dan lebar dari file Flash. Kesalahan dalam melakukan hal ini menyebabkan distorted playback. Berikut contoh kodenya:

        <embed src="sample.swf" width="800" height="600" loop="false" quality="high"
        pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer"
        type="application/x-shockwave-flash">

Kode ini akan berjalan tanpa masalah bila dijalankan pada browser web Mozilla. Untuk Internet Explorer anda membutuhkan tag <object> untuk digunakan. Perhatikan bahwa lebar dan tinggi dari nilai file Flash harus spesifik. Dan juga, loop=”false” akan mencegah Flash anda dari proses perulangan yang terus-menerus. Anda juga dapat menetapkan nilai dari loop Flash berapa “x”waktu. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penambahan file Flash pada halaman web silakan cek di Macromedia’s Technote on Object and Embed Tag Syntax. Sesi vnc2swf akan dimainkan pada standalone Flash Player (seperti gflashplayer). Playback akan mengalami distorsi jika dimainkan pada web browser yang tidak ditambahkan Flash pada HTML dan dispesifikkan ukuran tinggi dan lebarnya, kecuali anda menspesifikkan memainkan pada 100%. Pilihan 100% tersedia dibawah menu View.

Semoga ikhtisar dari alat perekam VNC ini telah membangkitkan keingintahuan untuk memainkan alat ini dan meletakkannnya sebagai aplikasi yang dipraktekkan. Sebagai contoh, anda dapat merekam audio secara real-time dengan vnc2swf, tapi hal ini membutuhkan patching Ming (isyarat: lihat file README dari vnc2swf). Anda dapat juga menambahkan audio ke dalam Transcode sesi vncrec seoerti yang diarahkan pada dokumentasi Transcode. Sebisa mungkin, bersenang-senanglah.

Catatan Tambahan

O’Reilly telah membuat artikel yang cukup bagus di situs Linux DevCenternya pada pembuatan script bash yang digunakan sebagai aplikasi standar untuk hampir semua distribusi Linux untuk proses perekaman screen. Untuk informasi lebih lanjut baca artikel: Making Screen-Capture Movies oleh Bernier.