Oleh Marius Andreiana, LG#063. Bahasa Indonesia oleh Triyan W. Nugroho.

Banyak orang masih menganggap bahwa Linux hanyalah tentang server dan mengetikkan perintah-perintah pada console. Itu tidak selamanya benar; Linux telah semakin banyak digunakan pada desktop. Mengapa? Di bawah ini adalah beberapa alasannya.

Setiap orang menyukai musik. Teknologi mengijinkan setiap orang untuk mendengarkan musik yang berkualitas tinggi dengan audio CD. Tetapi jika mereka tidak menggunakan komputer, mereka sungguh tidak beruntung. Mengapa harus mengganti CD kalau hanya untuk mendengarkan album yang lain? Banyak sekali lagu bisa disimpan dalam harddisk atau CD-ROM.

Untuk melakukannya, anda harus mengubah lagu tersebut dari audio CD menjadi file komputer. Tool favorit saya untuk melakukannya adalah grip. Download juga bladeenc
(rpm) yang akan mengkompres data audio menjadi fifle mp3. Jalankan grip, set Config -> MP3 -> Encoder ke bladeenc dan mari kita lakukan rip!

Bagaimanapun, anda harus melupakan mp3. Sebuah format baru dan terbuka telah tersedia. mp3 sudah ketinggalan jaman dan memiliki batasan-batasan; software encodingnya menggunakan algoritma yang telah dipatenkan. Alternatifnya, Ogg Vorbis, dimaksudkan untuk pribadi yang tidak terbatas, public, non-profit dan pengguna komersial dan tidak mengurangi kualitas untuk kebebasan. Anda bisa segera mulai menggunakan ogg encoder menggantikan mp3. Lihatlah this article untuk pengenalan Ogg Vorbis.

Download dan instal RPM berikut: XMMS plugin, encoder dan libraries kemudian set oggenc sebagai encoder pada grip.

Anda telah mengambil semua audio CD koleksi anda dan meng-encode menjadi file komputer. Sekarang anda ingin mendengarkannya, bukan? Nyalakan X Multimedia System (saya sudah melakukannya :-)

X Multimedia System dimainkan di dekat pohon Natal

Saya menggunakan XMMS plugin untuk crossfading yang begitu manis; ketika lagu yang sedang dimainkan sudah hampir selesai, ia akan fade out dan lagu berikutnya fade in. Biarkan musik bermain!

Sambil mendengarkan musik, bagaimana dengan menggambar? GNU Image Manipulation Program, atau disingkat GIMP, adalah seni digital terbaik di Linux. Ia bisa digunakan sebagai program paint yang sederhana, program photo retouching yang berkualitas ahli, sebuah sistem online batch processing, sebuah image renderer yang memproduksi secara massal, sebuah konverter berbagai format image, dan sebagainya.

Saya bukanlah ahli seni digital, tetapi lihatlah bagaimana Michael Hammel mengubah keponakannya menjadi seorang alien:

pertama, ia kelihatan seperti orang biasa

tetapi tidak semuanya tampak seperti apa yang terlihat...

Jangan percaya kepada siapapun :). Kunjungi the Graphics Muse site untuk mendapatkan banyak sekali materi mengenai GIMP dan Linux Artist untuk mendapatkan lebih banyak lagi. Untuk mendapatkan pengetahuan singkat mengenai program grafis 3D, baca artikel ini.

Setelah menyanyi dan menggambar, bagaimana dengan membuat komputer bicara? Cobalah festival, sebuah speech synthesizer bebas. Seperti biasanya, rpmfind menyediakan link menuju rpm yang anda butuhkan.

Sebuah speech recognition engine bebas tersedia dari IBM: ViaVoice; ia dapat digunakan untuk mengontrol xmms dengan suara, sebagai contoh, dan perintah-perintah desktop sederhana, tetapi menulis keseluruhan dokumen dari suara masih menjadi sesuatu untuk masa depan.

Selain musik, saya juga menonton movie di komputer saya. smpeg adalah mpeg player GPL yang manis.

'Ya, itu ada di MS Windows,' katanya

Mempunyai movie dengan resolusi 320×240 yang menghabiskan lebih dari 1gb bukanlah hal yang mengagumkan. Divx adalah pilihan yang tepat; sebuah movie dengan resolusi 700×400 hanya membutuhkan 700mb. Divx membutuhkan prosesor yang lebih baik; 300Mhz adalah permulaan yang baik. Permasalahan lainnya adalah belum adanya player asli untuk Linux. avifile menggunakan DLL milik Windows untuk dapat memainkannya.

Namun karena Divx di-open source-kan di Project Mayo, sebuah player untuk Linux akan segera tersedia.

Saya tidak memiliki TV, satu tahun terakhir ini saya lebih banyak melihat movie pada PC daripada TV. Saya memiliki TV tuner dengan remote control yang saya gunakan dari waktu ke waktu.

Tux on TV

Jika anda tidak ingin kehilangan sebuah show/movie dan anda sedang sibuk, aturlah agar ia merekam sebuah channel dalam satu waktu. (pastikan anda memiliki ruang yang cukup) dan tontonlah nanti. Atau lakukan Movie Making on your Linux Box.

Saya menyilakan menikmati Linux desktop anda. Mungkin anda bahkan akan memamerkannya ke seorang teman. Anda dapat mempergunakannya dengan senang dan melupakan Windows (baca On becoming a total Linux user). Pengetahuan tentang Bahasa Inggris bukanlah suatu kebutuhan, seperti yang dapat anda lihat dari screenshot di atas. Kami terus mengembangkan dukungan GNOME untuk orang Rumania. Kunjungi GNOME translation project untuk mengetahui seberapa baik dukungan terhadap bahasa anda.

Jika anda masih baru di Linux, lihatlah artikel saya sebelumnya yang menunjukkan bagaimana cara mengkustomasi GNOME dan lihat Linux as a Video Desktop.

Dan akhirnya, jangan lupa bahwa Linux dan aplikasi-aplikasi seperti yang telah kita bicarakan dikerjakan oleh para sukarelawan. Bergabunglah dengan senang hati ;-)